Labels

Tuesday, August 18, 2015

Tips Jurnalistik: Liputan Pesawat Jatuh

Informasi yang perlu digali:
  1. Nama pesawat, nomor registrasi, nomor penerbangan, rute pesawat
  2. Kronologis terbang: waktu lepas landas, sebelumnya ada penerbangan dari mana, waktu istirahat berapa lama, sehingga bisa dilihat apakah cukup apa tidak waktu pengecekannya. Mengecek kondisi mesin, bahan bakar, kesehatan kru dan sebagainya.
  3. Kronologis kejatuhan pesawat: waktu, lokasi, saksi pertama, petugas, kondisi pesawat, medan jatuh, suara-suara yang didengar sesaat sebelum, pas dan sesudah jatuh, posisi jatuh. dsb.
  4. Jumlah penumpang dan awak pesawat, detil sampai berapa jumlah pasti pilot, pramugari/a, beserta demografi penumpang dan awak pesawat
  5. Jumlah korban yang tewas, luka-luka dan selamat, dibawa ke rumah sakit mana, ada berapa tim medis yang bertugas mengevakuasi, dsb
  6. Kondisi cuaca dan lalu lintas di udara saat terbang
  7. Siapa-siapa saja penanggungjawab di menara bandara
  8. Data anter motem yang perlu dikumpulkan
  9. Yang sudah ditemukan basarnas dan tim lain sejauh ini
  10. Kualitas perusahaan pesawat: apa ijin operasi lengkap, sudah sesuai prosedur, dsb.
  11. Sejarah kejatuhan atau prestasi jasa maskapai tersebut. Jika pernah jatuh kapan aja, dimana aja, berapa korbannya. Jika baru pertama, berarti rekor prestasi terpecahkan.
  12. Pertanggungjawaban pihak maskapai 
  13. Kisah-kisah unik pribadi yang jadi korban jatuhnya pesawat.
  14. Kondisi keluarga korban
  15. Kisah-kisah heroik apabila ada

Narasumber kredibel yang perlu diwawancarai:
  1. Kementerian Perhubungan RI
  2. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri
  3. Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri  
  4. Kapolda setempat
  5. Basarnas
  6. Ahli forensik, odontologi dan DNA
  7. Pemerintah setempat: walikota, dsb.
  8. Humas maupun pemilik Maskapai
  9. Keluarga korban
  10. Pakar/Ahli/Pengamat Dunia Penerbangan

No comments:

Post a Comment