Labels

Friday, May 31, 2013

IMPLIKASI BAGI PERILAKU ORGANISASI

Sumber :
Pace, R. Wayne dan Don F. Faules. 2010. Komunikasi Organisasi : Strategi meningkatkan kinerja perusahaan. Bandung : PT Remaja Rosdakarya

Pada intinya, pendekatan subjektifis dan objektifis ialah mengenai mana yang lebih mendominasi dasar pemikiran mereka, yakni struktur atau perilaku, keteramalan dan kontrol, peranan lingkungan, kesederhanaan dan kerumitan.
 
SUBJEKTIFIS
OBJEKTIFIS
Manusia menciptakan struktur secara berkesinambungan melalui proses pengorganisasian yang kemudian menjadi konsep aktifitas rutin problematik.
Struktur merupakan suatu konstruksi unik yang mungkin tidak akan berlangsung tanpa ditopang oleh interaksi lebih jauh.
Dunia adalah konkrit dan nyata, sehingga struktur, terutama struktur formal menjadi hal yang penting dalam memandu perilaku dan mencerminkan organisasi.
Memahami struktur, maka memahami organisasi.
Keteraturan ada ketika keteraturan itu dikonstruksi oleh anggota-anggota organisasi.
Manusia dipandang berperilaku secara sistematik dan tetap, sehingga perilaku organisasi dapat diramalkan dan dikontrol.
Apa yang ada merupakan proses simbolik dan menghasilkan interpretasi subjektif.
Lingkungan diciptakan dan memengaruhi perilaku organisasi. Perubahan organisasi ialah proses pembuatan keputusan.
Kelangsungan hidup organisasi bergantung pada kemampuan menafsirkan lingkungan dan beradaptasi dengannya.
Kesesuaian antara struktur organisasi dan struktur lingkungan.
Proses konstruksi dan rekonstruksi realitas adalah rumit dan dapat berubah.
Mereduksi perilaku organisasi menjadi bagian-bagian yang lebih sederhana.

No comments:

Post a Comment