Labels

Saturday, January 28, 2012

Quotes

Nalar akan membawa Anda dari A ke B, imajinasi membawa Anda ke mana saja.
-Albert Einstein.

Ada yang bilang
hidup itu... berawal dari huruf B (Birth=lahir) dan berakhir di D (Death=kematian).
Akan tetapi, di antara huruf B & D ada C (Choice=pilihan).
Hidup selalu menawarkan pilihan,

Tersenyum atau marah?
Memaafkan atau membalas?
Mencintai atau membenci?
Bersyukur atau mengeluh?
Berharap atau putus asa?
Setiap pilihan memiliki konsekuensi tersendiri.
Namun Tuhan selalu memberi yang terbaik.
Rencana kita boleh indah, tetapi rencana Tuhan yang TERINDAH.
Hidup kita mungkin baik - baik saja, tetapi hidup bersama-Nya lebih SEMPURNA.
Pekerjaan kita mungkin menjajikan, tetapi BERKAT-NYA lah yang menjadikan kita SUKSES.
Kekuatan tangan kita mungkin sanggup membawa kita menjadi orang hebat, tetapi BERSAMA-Nya kita menjadi LUAR BIASA.
Sebab Tuhan tidak hanya MENCUKUPI kebutuhan, melainkan MEMBERI dengan BERKELIMPAHAN.
Kita + Tuhan = LUAR BIASA.
- SMS dari seorang teman.

Tuesday, January 10, 2012

Sedikit - sedikit Koin


Nampaknya negara kita memang benar - benar negara miskin. Buktinya, belakangan ini, sejak kasus Prita (terdakwa pencemaran nama baik RS. OMNI), setiap kali ada rakyat kecil yang ditahan selalu ada koin yang dikumpulkan sebagai upaya mendukung pembebasan orang tersebut dari ketidakadilan.

Berawal dari koin Prita dan sekarang koin DW (bocah penjambret Rp.1000,00). Ada juga yang berupa sindiran seperti mengumpulkan koin untuk gaji SBY, koin untuk pembangunan gedung DPR, dan koin untuk Anggodo (kandidat Capres 2014). 

http://koinkeadilan.com/
Meminjam sebait lirik lagu Om Chrisye (Alm.), sungguh aneh tapi nyata, seketika saja negara ini makin terlihat miskin. Ketidakadilan semakin dijunjung rendah. Ukuran keadilan seperti apa sebenarnya yang dianut negara kita? 

Hemat saya, sebenarnya pengumpulan koin itu sama saja dengan kasus - kasus penyuapan yang terjadi di kalangan elit negara. Para kaum elit yang disebut - sebut sebagai koruptor, menyogok jaksa atau kepala penjara setempat dengan sejumlah besar uang (bukan koin pastinya) misalnya untuk 'nyelonong' keluar tahanan. Para aktivis pengumpul koin yang disebut - sebut sebagai penegak keadilan, menggalang aksi pengumpulan koin demi membebaskan kaumnya dari ketidakadilan.

Kawan, adil itu bukan sama rasa sama rata. Pengumpulan koin, entah sebagai aksi keadilan atau pun penyindiran terhadap golongan tertentu, disadari atau tidak, telah menurunkan kualitas keadilan di negara kita. Bukan kah secara tidak langsung, tujuan pengumpulan koin itu sama saja dengan menyogok penegak hukum untuk pembebasan suatu perkara. Sadar atau tidak, kita sedang turut campur tangan yang sifatnya mendesak para penegak hukum kita dalam membuat keputusan. 

Kejahatan tetap kejahatan. Kebenaran tetap kebenaran. Keadilan tetap keadilan. Namun, ketiganya berbeda sama sekali. 

DW memang masih dibawah umur penahanan. Namun, perbuatannya tetap salah. Bagaimanapun tindakan tersebut kriminal. Saya khawatir, dengan adanya dukungan pembebasan seperti ini, ke depannya tindakan kriminal anak semakin bertambah. Akhirnya, bukan keadilan dan kebenaran diperoleh, melainkan pembenaran - pembenaran kekeliruan.

In matters of truth and justice, there is no difference between large and small problems, for issues concerning the treatment of people are all the same.
~Albert Einstein